"THE STORY OF COBLONG 2 ELEMENTARY SCHOOL" :D



Memori dalam otak manusia itu sebenarnya belum secara maksimal digunakan semenjak kita bayi sampai dewasa kini. Sangatlah langka sekali ada manusia yg bisa memaksimalkan fungsi otaknya kecuali bapak fisikawan Albert Einstein, yang berakhir dengan sedikit kehilangan kewarasannya. Saya tidak ingin menyatakan kalau saya ini mempunyai "kelebihan" dalam mengingat segala sesuatunya secara detail toh nama teman2 sekelas pun banyak yg saya lupa, salut kepada teman kita Iwan Swandana yg masih bisa mengingat nama2 teman sekelas beserta nama panjangnya, mantaappp!!!
Sebenarnya tujuan saya menulis ini hanya ingin berbagi apa yg saya ingat, rasakan & alami ketika bersekolah di Sd Negeri Coblong 2 Bandung. Sekolah yg terletak di pinggir jalan Ir. H. Juanda (Dago) ini selalu mengingatkan kenangan2 yg dulu saya alami di dalamnya jika saya sedang kebetulan melewati area sekolahan itu, pasti secara otomatis menengok ke sebelah kiri (dari arah Dago atas) tempat gedung historical ini tegak berdiri, yg selalu diakhiri dengan senyum takjub tentunya.
Tapi sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada teman kita Rimba Anggara, karena dengan "mantra" photograpy-nya (walaupun bukan dia yg memotret dan menyimpan photo2 itu sekian lama) dengan sangat manjur bisa "sedikit banyak" membuat saya mengingat segala sesuatunya seakan baru kemarin kita sekolah dan belajar di Sd itu & mungkin juga kebanyakan teman2 sudah pada lupa akan event2 yg terjadi kurang lebih 17 tahun silam tsb.
Dan tanpa basa-basi lagi, inilah yg saya ingat, rasakan, & alami ketika bersekolah di Sd Negeri Coblong 2 Bandung. Enjooyyy!!


I. Kelas 4

- Bu Yustini adalah guru paling ramah yang pernah saya kenal diantara guru2 lain yg mengajar di Sd Negeri Coblong 2.
- Beliau juga yg bertanggungjawab atas terselenggaranya kejuaraan menyanyi, yang dimenangkan (kalo tidak salah) oleh teman kita Noval.
- Ibu Yustini juga merupakan ibunda teman kita Yusep, yg masih punya ikatan saudara juga dengan Andriana. Udah pada tau kali yach! Haa :P
- Saya juga pernah mendengar cerita dari seorang siswi, jika satu angkot yg searah dengan Bu Yustini (beliau tinggal di daerah Sekeloa) selalu & pasti bakalan di ongkosin. :D


II. Kelas 5

- Bu Euis membagi grup Kerja Kelompok berdasarkan area rumah yg terdekat satu sama lain, sekelas dibagi menjadi beberapa grup. Ada grup Bangbayang, grup Tubagus/ Kubang, grup Simpang, grup Dago, grup Jajaway, dll. Dan saya sendiri tergabung di grup kerja kelompok area bangbayang & selalu bersyukur karena didalamnya terdapat teman2 terpintar di kelas.
- Bu Euis juga mengajarkan les privat di rumahnya daerah Dago atas/ Jajaway. Waktu mengajarnya sesudah atau sebelum jadwal sekolah, tergantung masuk sekolahnya kapan.
- Ada yang ingat anak Bu Euis yg "ajaib" bernama Gege? Pernah sekali waktu ketika saya les ke rumahnya memakai topi ehh, diambil ama dia trus dilempar tanpa ampun (sambil menyeringai nyebelin) ke bawah rumahnya, khan jauh bangets tuch kebawah nya!
- Dia juga pernah diajak ke sekolah dan masuk kelas ama ibunya, malah sembunyi masuk ke kolong2 meja tempat kita belajar sambil ketawa2.
Mungkin sekarang dia sudah insyaf dan kembali ke jalan yang benar, yakni menjadi orang yg baik!! Hahaha lol :D
- Menurut info juga Bu Euis sekarang mengajar di Sd Bunga Bangsa dan sekaligus menjabat menjadi Kepsek disana.


III. Kelas 6

- Almh. Bu Supiyati serta suaminya Pak Tachyan yang merupakan Kepala Sekolah waktu kita masih sekolah disana, bagi saya mereka adalah guru2 yang mendi2k secara keras dlm setiap pelajarannya, yg selalu memunculkan kesan guru killer di mata be2rapa siswa2nya.
- Ada yg masih ingat suasana pagi ketika pemantapan dan diajar oleh Pak Tachyan? Suasana ngeri, kaku, & dingin selama saya sekolah disana. Beliau suka mendikte kan soal2 hitungan dengan waktu yg singkat, jika ada yg jawabannya salah disuruh ke depan dan...plaakkk!! Dipukul sama mistar kayu. Uuhhh,,,
- Pernah denger isu juga kalau Pak Tachyan terjerat kasus Korupsi sempat masuk koran segala tapi saya tidak tahu kabar pastinya.
- Meski almh. suka sakit2an ataupun harus selalu absen untuk cuci darah tapi semangat mengajarnya selalu berapi2, jadi merasa kehilangan jika kebetulan lewat ke rumahnya di daerah Coblong karena dulu sering les juga di rumah beliau. Semoga arwah beliau tenang di alam sana :'(

 - Ada yg masih ingat guru olahraga? Yuupp, Pak Nono yg masih eksis dari zaman kakak saya tahun 80-an sampai sekarang.
- Pak Nono juga selalu mengajarkan warming up/ pemanasan, senam Jumsih, ataupun senam Atletik bermatras semacam Roll depan atau roll belakang di halaman sekolah, tapi jika ada olahraga lari atau main bola beliau suka mengajak siswa2nya ke Dago Asri, ketika perumahan itu masih berupa tanah lapang berdebu yg belum ada bangunan apa2.
- Dan jika ada prakter olahraga renang, biasanya dilaksanakan pada hari minggu di pemandian umum Hegarmanah, yang menurut berita sekarang sudah ditutup.

- Saya juga mendengar kabar dari keponakan saya yg sekarang sekolah di Sd Coblong, katanya Pak Maman mau pensiun. Beliau juga termasuk guru agama yg masih eksis dari tahun 80-an sampai kemaren sebelum pensiun, benar2 individu yg mengabdikan hidupnya hanya untuk pendidikan!! Saluuttt :)


 IV. Sd Negeri Coblong 2

Hari senin adalah hari yg sakral bagi para siswa karena secara rutin diselenggarakan nya Upacara Bendera, tidak banyak yg saya ingat siapa saja yang pernah terlibat di Upacara tsb karena bergilir tiap minggunya, entah siapa saja yg suka membawa map Pancasila, pengibar bendera, dll. saya lupa! Yang saya ingat persis hanya jika mau masuk ke kelas usai Upacara kita disuruh berbaris di depan pintu sambil memperlihatkan kuku yg "wajib" bersih agar bisa selamat dari pukulan penggaris guru! Oucchhh...
Gedung sekolah kita (sebelum di restorasi seperti sekarang ini) jika dipikir2 unik juga & meski seperti bekas peninggalan jaman Belanda, terlihat dari arsitektur su2nan batu di dinding2 yg berkesan usang serta dingin yg sering menimbulkan suasana angker apalagi di area toilet meskipun di siang hari. Mungkin mengenai kebenaran sejarah berdirinya sekolah ini harus saya selidiki lagi lebih lanjut...
Mempunyai lapangan luas di area sekolah tempat Upacara bendera diselenggarakan yg didepannya (sebelum jembatan penyebrangan di2rikan), selalu dipenuhi oleh para pedagang tipikal ja2nan Sd seperti es teh yg memakai sedotan terpanjang, tukang buah potong, tukang mainan, tukang martabak mini & tukang kue cubit serta tukang cilok, ada kios juga dll.
Pertama, kita masuk di pintu gerbang yg terdapat plang Sekolah Dasar Negeri Coblong yg melingkar bagai gapura berwarna putih akan langsung bisa melihat Kantor Guru pada lurusan sebelah kanan ujung yg sebelah kanan ditu2p semacam kanopi yg panjang menempel pd tembok, tempat be2rapa motor diparkirkan & didepan lapang yg dipasangin batu gomblok bersu2n rapi pada lantainya itu ada tempat berdirinya pohon nangka (liat di photo yg Rimba upload) tempat favorite Pak Tachyan memarkirkan mobilnya, dilindungi oleh pager kecil yg berja2r berwarna putih dan usang setinggi perut anak Sd kala itu.
Di tengah lapang terdapat tiang bendera tempat siswa2 duduk jika sedang waktu istirahat berlangsung & tempat praktek olahraga bermatras yg tadi sudah saya bahas diatas. Diurut dari kelas 6 gedung ini berbentuk leter T jika dilihat dari su2nan kelas2nya yg di depan, dan jika kita mau ke kelas 5 harus melewati lorong yg gelap pada sebelah kiri gedung. Pertama masuk kita akan langsung bisa melihat kelas 4 di ujung sana, ada warung kecil di sebelah kiri yg menjual (rata2) gorengan yg dicelupkan saos yg tidak jarang suka menetes di baju seragam yg putih. Dammnn!!
Setelah kita sudah dekat dengan kelas 4 yg sempit (dan bisa menembus ke toilet ini) yg seja2r dengan kelas 2, di sebelah kiri kita akan disambut oleh next lorong menuju kelas Tk "antik" bernama PGRI & disebelah kirinya terdapat kelas 5 dan kelas 3, jika dari sini menuju toilet tuch seakan kita harus berputar berbentuk U untuk sampai di tujuan.
Berdekatan dengan kelas Tk itu terdapatlah 2 toilet yg berdempetan (dari sini terlihat pula kelas lain tempat saya suka kebagiaan ruang Ebtanas, yg bisa menembus ke kelas 4 tadi & kantor guru), mengeluarkan bau khas ala sekolahan yakni bau gak sedap. Dan ada gosip2 juga yg merebak kalo toilet itu beneran angker & ada penunggu nya! Siapa tahu?
Ketika Sd juga kita tidak luput dari embaressing moments yakni moment2 memalukan yg lumrah kita rasakan seperti kencing atau bahkan pup di celana, ayo siapa yg pernah ngalamin? Ngaku!! :D
Dan ada yg tahu gak kalo di langit2 lorong dekat toilet tsb pada bagian para/ atap nya bisa dibuka dan suka ada yg tidur disana lho! Entah siapa, si emang penjaga sekolah mungkin! Hanya anak2 kuper* yg suka memanjat kesana.
Btw, ada yang masih ingat bencana rubuhnya tower di pelataran Darul Hikam (DH) ketika hujan angin disertai petir terdashyat berlangsung? :P


V. Siswa-siswi Sd Negeri Coblong 2

Ada be2rapa karakteristik unik dan nama panggilan dari teman2 sekelas yang saya masih ingat, ini be2rapa diantaranya :

- Iwan Swandana adalah cowok terpintar di kelas & dia menikahi Gumilang yang merupakan cewek terpintar di kelas pula. Ada yg sudah memprediksikan ini sebelumnya?
- Alm. Sugeng adalah siswa terkecil di kelas, tapi tidak jarang diperintahkan oleh Pak Nono mendemonstrasikan jika pelajaran olahraga Atletik bermatras tiba, mungkin karena terlihat paling lentur dibandingkan siswa lainnya.
- Lisna adalah cewek terkecil di kelas, tinggal di bangbayang tapi gak pernah bertemu lg sampai sekarang!
- Topan adalah cowok tergemuk di kelas. Sekarang dia berprofesi sebagai chef/ cook/ tukang masak, apapun itu sebutannya! :P
- Wiwiet adalah cewek tergemuk di kelas, kalo gak salah dia yg mengorganisir reunian bertahun2 yg lalu itu, bagaimana yach kabarnya sekarang?
- Ada yg tahu siapa maniak Donald bebek di kelas kita? yaa dia adalah Rimba Anggara. Saking nge-fans nya dia ke komik tsb dia sering memanggil saya Ganjar Bebek (B) dan Ganjar Angsa (A)
- Ganjar Kurniawan A adalah siswa terputih di kelas, baru ngeh ketika melihat foto "jadul" itu lagi. Gak tau juga dia itu putih karena keturunan bule ataukah albino?
- Indra Mulyadi adalah cowok tertinggi di kelas & dia satu2nya siswa yg keluar pada kelas 4 cawu 3 dan masuk lagi kelas 5 cawu 1 (belum jaman semester tapi masih jaman caturwulan atau cawu /4bln). Kamana atuh jang?
- Amalia adalah cewek tertinggi di kelas & ampe sekarang fb saya belum dikonfirmasi juga! Mungkin teman2 sangat jarang buka2 fb kali yach, kecuali saya,,,hahahaha :D
- Ary Gantira yg which is anak terkalem di kelas jika waktu istirahat tiba, jarang sekali terlihat jajan keluar malah diam di pojokan dekat pagar yg menghadap ke jalan. Dia juga bisa membuat suara peliut hanya dgn menggunakan lidah saja, aneehhh!!
- Detty (Aas) adalah cewek terkalem & jarang sekali terdengar berbicara di kelas. Pernah suatu kali bertemu lagi waktu reunian bertahun2 yg lalu tapi sampai sekarang gak pernah tahu lokasi rumahnya dimana? :P
- Yeti adalah siswi yg saya ingat selalu menjadi dirigen/ pemimpin lagu Indonesia Raya ketika Upacara berlangsung & dia juga adalah ketua piket di hari Sabtu yg akan selalu siap marah2 sambil menyuruh hanya kepada saya dan Adi (yg malas2an utk bersih2) mengambil air buat ngepel dari toilet belakang.
- Noval adalah siswa dengan suara termerdu di kelas. Mungkin?
- Randy adalah siswa terlucu yang pernah saya kenal tapi jangan sekali2 buat dia marah, karena jika dia mengamuk maka satu kelas akan dia buat acak2an dengan sukses.
- Corazon adalah cewek tergalak di kelas tapi termasuk siswi yg aktif disegala bidang baik itu ekskul, organisasi, atau apapun itu.
- Junianta a.k.a Ucok adalah siswa yg sering terlambat masuk, selalu berekspresi lucu ketika masuk kelas, menggaruk kepala sambil jalan seperti orang kikuk ala Charlie Chaplin.
- Reza Erdiana adalah siswa yg sangat berjasa mengenai musik, jika dulu waktu Sd dia tidak memberikan kaset The Beatles & mengenalkan musik rock kepada saya, mungkin saya masih mencintai Backstreet Boys sampai sekarang. Thanks bro! (y)
- Apip adalah satu2nya siswa yg satu Smu dengan saya, sangat mahir memainkan alat musik gitar & fyi dia juga telah dikaruniai seorang putra be2rapa bulan yg lalu, setelah menikah dengan teman sekelas juga di Smu.
- Sugiyanto (Sugih) adalah siswa terjahil di kelas, pernah suatu kali dia menarik kursi yg mau saya du2kin, alhasil saya jadi harus menahan malu sambil me2gangi pantat yg sakit.
- Teddy Juanda adalah siswa dengan suara tawa ceki2kan yg paling aneh di kelas & dia juga adalah siswa yg rumahnya paling dekat dgn sekolah.
- Saya, Adi Putra Yudha, Merry, Alm. Sugeng ataupun Rizki Eka Putri (Riris) itu adalah murid2 baru, meskipun di absensi nama kita masih berurutan secara alfabetic tapi jika Ebtanas tiba kita selalu diurutkan di nomor yg paling bontot, selalu kebagian di kelas sempit berjendela menghadap sawah Radjudin (RDN) kala itu & dekat Kantor pula (kelas yg bisa menembus ke toilet tadi).
- Film yg saya ingat sangat booming dan menjadi buah bibir di kelas kala itu adalah film Titanic & film Godzilla, meskipun ingin sekali menonton film2 tsb di bioskop tapi akhirnya malah nonton di Tv juga be2rapa tahun kemudian. Payaahhh!
- Ada yg masih ingat ketika kelas 5 ada kejadian hilang uang SPP di meja guru? Untuk mengetahui pelakunya, Pak Nono pun membagikan satu siswa/i sebuah lidi (yang mungkin sudah dibu2hi do'a tertentu) dan be2rapa hari kemudian pelakunya pun ketahuan karena lidi si pelaku menjadi panjang be2rapa senti, kejadian ini masih membuat saya bingung & jika di ingat2 suka membuat bulu kuduk merinding, sampai sekarang!!
- Alm. Sugeng Julianto & alm. Krisyanto adalah teman2 kita yang sudah dipanggil duluan oleh Allah Swt. Godbless them! O:)
- Grup kerja kelompok area bangbayang terdiri dari Iwan Swandana, Gumilang, Dita, Novi, Dudi Budiman, Ronny, Reza Erdiana, Indra Mulyadi, dan tentu saja saya sendiri.
- Di rumah Dudi Budiman lah kerja kelompok tsb selalu diselenggarakan karena rumahnya sejuk & sepi, pokoknya enakeunlah buat belajar.
- Grup dingdong simpang : Iman, Indra Mulyadi, Ucok, Indra Fadillah, kadang Denig ataupun saya suka ikut2an bermain meski ampe sekarang saya tidak pernah tahu cara memainkan game tsb.
Fyi, dulu di gang coblong depan rumah Pak Tachyan ada tempat main dingdong tapi semenjak ada razia (karena dianggap mulai meresahkan warga pada waktu itu) dingdong nya diangkut, jadi maennya pindah ke Simpang belakang tempat fotokopian persis dekat belokan arah mau ke Jl. Dipatiukur.
- Ada yang masih ingat grup Estu dkk? Siapa aja yach anggota nya? Estu, Ema, akh luppaaa...
- *Grup anak2 yang kuper (kurang perhatian, adalah kata ganti buat anak2 yang kita anggap "nakal" di kelas), yg tadi sudah saya ceritakan suka memanjat para/ atap di dekat toilet, beranggotakan :
1. Ferly, siswa yang cakap dalam olahraga. Terakhir saya mendengar kabarnya dia pernah terlihat di area Terminal Dago, mungkin bekerja menjadi supir angkot ataupun Preman, who know?
2. Sugiyanto (Sugih), ada yang tahu nasibnya?
3. Alm. Krisyanto (Anto), meninggal karena sakit kurang lebih 12th lalu, anak visioner yg selalu "lebih maju" ketika duduk di Smp, anak2 yg lain masih culun dengerin Pop Melayu & bersepatu Warriors, tapi alm. sudah mendengarkan musik Punk dan memakai sepatu Vans, cool! Rest in Peace, bro O:)
- Ada yg ingat susunan organigram di kelas seperti siapa yg menjadi Ketua Murid (KM), Wakil KM, Sekretaris, Seksi ini, Seksi itu, ayo siapa saja yg pernah terlibat? :)

Ada juga be2rapa karakteristik lain seperti siswa/i terjutek, ter-riweuh ataupun terculun tapi mungkin akan saya bahas itu semua di edisi yang lain!! :)

Nama Panggilan (Landian) :

Apip = Bule
Riski Pani = Babon
Junianta = Ucok
Teddy Juanda = Badot
Indra Mulyadi = Copetong (Bocah Tua Nakal) :P
Andriana = Ubro
Adi = Kuda
Hendrik = Jengkol
Alm. Sugeng = Ocol, dll.
(jika ada yg berhubungan dengan fisik dan nama panggilan yg kurang mengenakan, saya mohon ma'af karena niat saya disini bukan untuk menghina/ membuka aib)

Ada juga nama panggilan berdasarkan "benar2" fisik dan terkesan menghina tapi mungkin itu tidak pantas ditulis disini, tapi ada juga nama2 menarik yg Bu Euis berikan hanya karena ada nama yg mirip di kelas dibedakan dengan alasan agar tidak tertukar, semisal Deni Supangkat menjadi Denis & Deni Gunawan menjadi Denig, so simple is that?
Nama saya pun tidak luput jadi sa2ran, dipakaikan inisial B di belakangnya karena ada 2 nama Ganjar Kurniawan di kelas. Jadi sering di-bully juga gara2 itu, KB diartikan menjadi Keluarga Berencana, huuhhh!! & yang satu lagi tentu saja dipanggil Ganjar A, btw kemana dia yach? Ada yg tahu kabarnya?


VI. Ektra Kurikuler (Ekskul)

1. Pramuka (Praja Muda Karana)

Hari sabtu, siswa2 sering latihan baris berbaris di halaman sekolah untuk ekskul ini, ada yang tahu apa? Yahh, pramuka jawabannya.
- Dibagi ke dalam be2rapa grup & yg paling banyak followernya adalah grup Rajawali yg diketuai oleh siapa lagi kalo bukan Iwan Swandana.
- Saya tergabung di grup Cobra yg anggotanya juga gak jelas siapa aja, ketuanya saja sering ganti2, kadang Noval, kadang Adi, anggotanya juga ini mah sisa siswa yg ada. Kacaulah pokokna mah...haha :P
- Ada juga grup Mawar yang di khususkan beranggotakan cewek2, enggak tahu siapa saja anggotanya. Mungkin Gumilang, Dita, Novi, Corazon, dll? Lupa.

2. Pencak Silat

Ketika hari sabtu kita disibukan dengan kegiatan baris berbaris dan belajar mengerti huruf morse, tapi hari minggu kita sering berlatih (bagi yang mau) di suatu tempat di jalan Dago bawah sebelah Grapari Telkomsel kalo sekarang, suka disebut dengan Pusat. Tempat pelatihan pencak silat yang dipimpin oleh Bu Een dkk. Gaya2 pencak silat yg saya selalu lupa & ngerasa kesemutan sampai kaki gemetar jika harus melakukan kuda2 yg lama, di takling ama guru silat dikit juga langsung terhuyung jatuh!


VII. Event Sekolah

Sebenarnya saya lupa jika waktu Sd kita pernah berdharma wisata, berlibur, atau apapun pokoknya yg kita anggap bukan kegiatan belajar mengajar tapi melepas penat, kemana pun itu.
Jika ada yg ingat tolong tambahkan yach!!

- Masih ingat dalam ingatan, kita pernah pergi mengunjungi Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) dengan cara ber-iringan jalan kaki menyusuri Jl. Dago trus belok ke kanan menuju Jl. Tamansari, tidak tahu itu acara apa tapi yg pasti itu pertama kalinya saya ke Sabuga.
- Kita satu sekolah juga pernah juga mengunjungi Gua Pakar, enggak tahu itu kelas berapa karena yg saya ingat hanyalah masuk ke gua yg gelap bergerombol, mendengar teriakan ortu2 murid serta siswi2 cewek, & terpisah dengan rombongan adik saya (fyi adik saya juga sekolah di Coblong), dikira hilang di Pakar ternyata rombongan kelasnya sudah pulang duluan.
- Pernah juga suatu kali di hari Minggu, ekskul Pramuka mengadakan acara seperti lintas alam atau apapun itu sebutan nya, dipimpin olek kakak2 Pramuka senior entah darimana. Berkumpul di pagi hari di sekolahan memakai atribut + tongkat pramuka, dimulai dgn berjalan berja2r menuju Curug Dago, briefing, trus turun untuk basah2an ke aliran sungai yg dalamnya sampai se-perut, melewati sawah, & berakhir di Dago Pojok/ Tanggulan. Lumayan seru tapi gak ingat siapa saja yg datang pada waktu itu?
- Ada event di lingkungan sekolah pun akan terasa sangat menggembirakan sewaktu kita masih berumur belia. Ada yang masih ingat ketika kelas kita dibuka pembatasnya & disatukan dengan kelas sebelah agar luas, hanya untuk menonton film menggunakan alat sorot/ proyektor. Film berjudul "Amrin Bolos Sekolah", bercerita tentang anak yg senang bermain sepatu roda, trus bolos sekolah, trus celaka, truusss saya lupa lg jalan ceritanya...hahaha :D
- Pernah juga ada event penting ketika perpisahan ekskul Pencak Silat, rame banget! Ada para Nayaga yg memainkan musik tradisional, atraksi berbahaya, penampilan solo & duel Pencak Silat, kalo tidak salah Denis pernah juga duel maut dengan Dita (ada adegan colek2an segala lagi) sehingga merebak isu kalo mereka itu pacaran,,,ciieee!!
Btw ada yg ingat ketika di event tersebut ada artis lokal yg diundang & juga ikut menonton, entah siapa lupa yg saya ingat cuma berdesakan penuh semangat untuk meminta ttd si artis tsb yg kewalahan saking banyaknya!

Dan event terakhir yg saya ingat adalah yg terdapat di photo yg Rimba upload, kita berjajar di dalam kelas dgn urutan para cowok disuruh berpakaian hitam putih di ja2ran atas disedangkan para cewek memakai baju adat/ kebaya berja2r di barisan bawah.
Paduan suara ala Rampak Sekar itu menyanyikan lagu sunda Manuk Dadali ditonton para guru & murid lain dengan suasana "sedikit" mengharu biru. Setelah semua itu berakhir, dengan senyum lebar, berkalungkan piagam, sambil menenteng raport yang bertuliskan LULUS dan Nem yg seadanya saya belum pernah menginjakan kaki lagi di area Sd yg penuh kenangan itu kecuali ketika bertahun2 kemudian berkumpul & janjian disana untuk reunian kemudian berlanjut makan2 di rumah Ratih.
Singkat cerita, saya pun melanjutkan sekolah di Sltpn 19 Bdg bertemu kembali dgn teman kita Deni Gunawan, Reza Erdiana, Alm. Sugeng, Fredy Ramdhani, dll. Ketika LULUS dari Smp pun kami berpisah kembali dan tak tahu nasib & takdir apa yg sedang menghadang kita di depan. Nasib & takdir yg hanya diketahui oleh Tuhan.


SELESAI.


NB : Jika ada yg mau menambahkan, kritik, saran, atau apapun itu silahkan comment, inbox, atau hubungi saya, ditampung lah!!! Nuff. :)
#berbagimemory #kangensekolah #coblongisthebest

Komentar

Postingan Populer